Tidak Cukup Tahu Biaya Administrasi Apartemen, Ini Dia Dua Sisinya yang Perlu Kita Waspadai…

money-163502
Sumber: PublicDomainPictures

Okelah, dalam kebanyakan textbook akuntansi, biaya administrasi mungkin termasuk salah satu pos biaya yang “pasti”. Ini dikarenakan biaya administrasi identik dengan pengeluaran yang kecil dan cenderung rutin pada periode tertentu.

Tidak demikian untuk sewa apartemen atau jual apartemen, di mana biaya administrasi apartemen menjadi sesuatu yang spesial. Alasannya, biaya administrasi di bidang apartemen dapat terjadi di awal maupun saat berlangsung atau akhir masa tinggal dalam sebuah apartemen.

Apapun itu, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang biaya administrasi apartemen, meliputi jenis-jenis biaya dalam scope yang lebih luas maupun dua sisinya yang patut kita waspadai:

Jenis-Jenis Biaya Administrasi Apartemen

dollar-1974692_1920
Sumber: NikolayFrolochkin

Di artikel sebelumnya soal syarat pengajuan kredit apartemen, kita telah melihat sekilas mengenai biaya administrasi awal yang harus dikeluarkan bersamaan dengan uang muka. Namun, mungkin kita belum tahu lebih jauh mengenai natur biaya administrasi yang lebih “dalam” dibandingkan sekadar menjadi biaya prarealisasi.

Umumnya, orang menyewa atau membeli apartemen tidak melalui satu orang secara sepihak. Ada berbagai pihak yang juga ikut dilibatkan dalam penyewaan atau pembelian apartemen, seperti bank dan notaris. Terkait dua pihak tersebut, di awal kita harus membayar biaya administrasi terpisah dengan biaya administrasi untuk prarealisasi bangunan apartemen.

Saat kita sudah mantap dengan satu bangunan apartemen, kita kembali dikenakan biaya administrasi apartemen. Nama biaya satu ini bisa bermacam-macam, mulai dari PPJB hingga kalau yang ada di luar negeri namanya security deposit.

Tidak cukup sampai di sana, saat kita menjadi penghuni apartemen pun, kita terkadang masih terikat dengan biaya administrasi apartemen. Untuk kasus ini, biasanya adalah soal keterlambatan yang disebabkan oleh penghuni apartemen sendiri, entah itu terlambat check-in atau terlambat bayar cicilan ke pemilik. Semua natur ini memiliki tujuan, di mana tujuannya akan lebih terperinci dijelaskan pada poin berikutnya.

Dua Sisi Biaya Administrasi Apartemen

Biaya Administrasi Apartemen Ada untuk Mendisiplinkan

dollar-505513_1920
Sumber: Hans

Di jaman yang serba susah ini, apakah mungkin bagi kita untuk menemukan orang-orang yang dapat dipercaya sepenuhnya? Tentu jawaban dari pertanyaan tersebut adalah “Tidak”, mengingat orang-orang kini telah banyak yang menyeleweng.

Kita tidak tahu kapan calon pembeli atau penghuni apartemen menampakkan dirinya sebagai penjahat secara tiba-tiba. Karena itu, penting bagi kita untuk “mengikat” orang-orang ini, salah satunya dengan membebankan biaya administrasi.

Tujuan utama dari diadakannya biaya administrasi di semua tahapan apartemen adalah untuk mendisiplinkan calon pembeli maupun penghuni. Bagi calon pembeli, adanya biaya administrasi yang mengikat antar pengembang, bank, dan notaris, adalah bukti bahwa penyewaan atau pembelian apartemen itu adalah sah dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Kalau sudah menjadi penghuni apartemen, pemberlakuan “biaya administrasi apartemen” siluman dimaksudkan agar tidak terus-terusan menjadi tukang telat. Persoalannya, kalau ada satu saja penghuni yang suka telat dalam banyak hal penting semacam membayar biaya kamar atau check-in apartemen, yang lain juga akan terpengaruh.

Makanya, mereka ini perlu “dibangunkan” dengan adanya biaya administrasi apartemen. Sekarang boleh saja mereka mengatakan biaya tersebut kecil, namun lihat nanti kalau sudah membengkak. Dijamin akan nyesel jadi tukang tidur!

Hati-Hatilah dengan Biaya Administrasi Apartemen Berlebih

banknote-15628_1920
Sumber: PublicDomainPictures

Memang benar, biaya administrasi pada apartemen itu ada untuk mendisiplinkan mereka yang berminat maupun telah tinggal di dalamnya. Di saat yang bersamaan, sangatlah tidak wajar bagi pihak manapun untuk membebankan biaya administrasi yang berlebih.

Biasanya, yang suka “nakal” seperti ini antara developer atau marketing properti yang bersangkutan. Antara kurang di-training atau sedang butuh duit, yang jelas mereka yang membebankan biaya administrasi yang tidak masuk akal ini memang keterlaluan.

Variasi biaya administrasi yang tidak masuk akal banyak, mulai dari pos biaya yang tidak seharusnya ada saat pembelian atau penyewaan apartemen hingga biaya yang suka tiba-tiba melambung tanpa adanya komunikasi terlebih dahulu.

Di dalam kedua variasi biaya administrasi “tidak masuk akal” ini, biasanya selalu ditandai dengan kontak penipu yang serba rumit, mulai dari mangkir saat dihubungi hingga marah-marah ketika kita menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan “biaya siluman”. Si penipu akan mencoba berkelit kalau itu adalah “biaya administrasi” yang incurred, padahal sebenarnya tidak demikian.

Kalau sudah begini, tidak ada jalan lain bagi kita selain hati-hati dengan istilah “biaya administrasi”. Pastikan dahulu pos biaya yang dimaksud beserta dengan klausul perjanjiannya, supaya tidak terjadi miskomunikasi. Bila kita sudah mulai mencium gelagat yang tidak masuk akal, segera kabur dan tinggalkan ia saat itu juga!

***

Intinya, ada bermacam-macam biaya administrasi untuk apartemen untuk mendisiplinkan mereka yang berminat membeli maupun orang-orang yang tinggal di dalamnya.

Namun yang paling penting dari semuanya, kita perlu aware dengan biaya administrasi yang menjadi “biaya siluman” dikarenakan pihak-pihak yang sengaja curang. Hati-hati juga untuk tidak termakan jebakan “biaya administrasi” apartemen, padahal sebenarnya biaya-biaya itu bukan merupakan biaya yang perlu untuk kelangsungan hidup kita saat berada di apartemen.

Karena itu, selalu teliti natur biaya administrasi apartemen yang sesungguhnya. Kita bisa mengetahui hal ini dari komunikasi dengan developer maupun melihat pada klausul perjanjian sewa atau beli apartemen. Maka, hati-hatilah senantiasa dengan biaya “siluman” administrasi ini!

Leave a Reply