Agar Tidak Kaget, Berikut Ini Tips Sukses Beradaptasi dengan Listrik Sekitar Hunian yang Baru

air-1238448_1920Sumber: Meditations

Beradaptasi merupakan salah satu hal umum yang tak terhindarkan ketika kita pindah dari satu hunian ke hunian lainnya. Apapun tujuan kita untuk berpindah hunian, ujung-ujungnya kita perlu beradaptasi hingga kebutuhan yang paling mendasar.

Di era yang banyak menggunakan teknologi tinggi ini, listrik menjadi kebutuhan dasar manusia. Di saat yang sama, kita sebagai penghuni tidak dapat menghindar dari kewajiban membayar listrik tiap bulan tepat waktu, khususnya apabila listrik tidak termasuk dalam biaya sewa apartemen atau sewa rumah kita.

Ini membuat kita harus sedikit meminggirkan hal-hal yang sebelumnya kita gunakan dengan listrik tanpa kita sadari. Bagaimanapun juga, beradaptasi dengan listrik di hunian yang baru bukan perkara yang mudah, dan sering membuat kita kaget.

Karena itu supaya tidak kaget, berikut ini adalah tips untuk sukses beradaptasi dengan listrik sekitar hunian yang baru:

1. Matikan Lampu Saat Anda Tidak di Ruangan

ceiling-lamp-335975_1920
Sumber: kloxklox_com

Godaan untuk menyalakan lampu biasanya datang dari kita yang memiliki masalah kesehatan mata. Godaan yang sama juga muncul ketika kita berpindah hunian dengan membawa anggota keluarga yang sudah berusia lanjut, di mana mereka sering tidak tahan apabila lampu tidak dimatikan.

Mengingat godaan-godaan tersebut cukup kuat, biasanya kita cenderung selalu menyalakan lampu, bahkan saat kita tidak berada pada tempat tersebut. Kecenderungan tersebut ternyata susah hilang ketika kita pindah hunian, sehingga membuat momen beradaptasi dengan listrik menjadi momen yang susah.

Padahal, menyalakan lampu setiap saat dapat membuat kita menjadi orang-orang yang boros listrik. Apalagi, jika lampu yang kita nyalakan tersebut memiliki pijar cahaya yang kuat. Salah-salah, penghuni lain bisa merasa terganggu di malam hari!

Karena itu untuk dapat beradaptasi dengan listrik baru dengan lebih baik, kita perlu mematikan lampu ruangan selagi kita tidak berada di ruangan tersebut. Lagipula, dengan kita mematikan lampu ruangan, kita ikut membantu para sidekick keamanan dalam mengamankan hunian kita.

2. Memasak dengan Cara Tradisional

sweden-123784_1920
Sumber: tpsdave

Mengingat saat ini banyak alat masak yang menggunakan listrik seperti kompor listrik dan semacamnya, tidak sedikit dari kita yang terdorong untuk menggunakan alat-alat masak berbasiskan listrik ini.

Parahnya, kita sering “buta” mengenai dampaknya terhadap listrik hunian, padahal kita sering menggunakannya. Kendati kepraktisan dapat dijadikan alasan, kebiasaan memasak yang “boros” ini sesungguhnya akan menyebabkan berbagai macam hal yang tidak kita inginkan untuk menghampiri kita di hunian yang baru.

Karena kita sudah sepakat dengan pemilik hunian, kita pun perlu menyesuaikan dengan peraturan yang terdapat dalam hunian baru kita, termasuk peraturan mengenai memasak. Bila pemilik hunian tidak memiliki peralatan masak yang memadai, jangan memaksakan diri.

Bila perlu, pertimbangkanlah memasak dengan cara tradisional, yakni lewat api unggun. Beberapa apartemen terkadang menyediakan waktu-waktu tertentu untuk berpesta api unggun dengan sesama penghuni. Lagipula, masakan yang dihasilkan oleh proses masak pada api unggun tidak kalah enaknya, lho!

3. Kenali Tipe Charger Anda

cable-1338414_1920Sumber: digipictures

Beradaptasi dengan listrik di hunian baru tidak harus berkaitan dengan penghematan listrik. Faktanya, bisa saja bentuk adaptasi dengan keadaan listrik di sekitar hunian baru tersebut berupa observasi mengenai keadaan listrik yang tersedia.

Salah satunya adalah penyesuaian colokan kabel saat hendak melakukan kegiatan apapun yang berkaitan dengan listrik, seperti charging baterai smartphone. Dalam melakukan kegiatan seperti demikian, kita perlu mengetahui jenis colokan bawaan yang dipakai oleh pemilik hunian baru yang kita tempati.

Ada kalanya pemilik hunian baru menyediakan tempat colokan yang sesuai dengan perangkat yang kita bawa. Namun di beberapa negara, ada kalanya bentuk colokan berbeda, sehingga kita perlu beradaptasi dengan listrik yang baru semacam ini.

Menyediakan powerbank merupakan salah satu cara manjur yang sering direkomendasikan. Adanya powerbank akan membuat kita tidak perlu takut lagi dengan keadaan baterai yang habis di tengah jalan, karena kita dapat langsung men-charging smartphone dengan powerbank yang kita miliki.

***

Ketiga cara itu dapat kita pakai supaya tidak kaget dalam beradaptasi dengan listrik saat pindah ke hunian yang baru. Dengan menggunakan ketiga cara tersebut, kita akan tertolong untuk menghemat listrik secara signifikan sekaligus mengerti keadaan listrik di hunian baru dengan lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *